Lampung Utara (DJT) — Relawan yang bekerja di dapur MBG keluhkan gaji yang disunat oleh oknum Mitra Dapur SPPG secara sepihak dengan peraturan yang tidak mendasari peraturan yang tertera, (14/03/2026) Lampung Utara.
Pasal nya nominal yang ada di slip gaji dengan yang diterima oleh relawan berbeda pemotongan gaji relawan juga terhitung dalam 1hari kerja absensi, atas hal itu MA selaku ex relawan sangat menyayangkan atas kejadian yang terjadi di karena kan pemotongan gaji 1hari kerja sangat lah berarti bagi relawan yang bekerja, “pemotongan gaji ini juga sangat sangat tidak sesuai karena hitungan nya dipotong 1hari kerja benar2 perlakuan yang dzholim dari mitra dapur”, ujar MA.
“sedangkan gaji kami yang dipotong itu adalah hak kami selaku relawan yang dibayar pakai uang negara tetapi malah dipotong dengan peraturan yang dibuat ga mendasari peraturan yang ada, gaji saya di potong itungan 1hari kerja karna cuma ga ikut ronda yang bukan kewajiban dan tidak ada absensi nya. terus saya di PHK tanpa ada kejelasan yang tepat”, ujarnya.
Atas hal itu MA selaku ex relawan juga ingin meminta agar pemerintahan yang terkait lebih memperhatikan lagi hal-hal kecil yang bergejolak di belakang dapur SPPG yang ada, agar tidak ada lagi kejadian yang semena-mena atau ada nya tindak indikasi korupsi. (Red)


















